← Kembali ke Beranda

Kategori: Opini

1452291 720 croppedBaca Satu Piring untuk Masa Depan: Mengapa Makan Bergizi Gratis adalah Investasi Terbesar Indonesia
Opinibeberapa jam lalu

Satu Piring untuk Masa Depan: Mengapa Makan Bergizi Gratis adalah Investasi Terbesar Indonesia

Bayangkan seorang anak datang ke sekolah dengan perut kosong. Ia tidak bisa fokus. Tubuhnya lemas. Otaknya sulit menyerap pelajaran. Ketika dewasa, ia tumbuh menjadi orang yang kurang produktif—bukan karena kurang pintar, tetapi karena sejak awal ia tidak pernah mendapat kesempatan yang sama soal asupan gizi. Inilah logika dasar di balik program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini bukan sekadar bagi-bagi makanan. Ini keputusan strategis untuk memutus rantai keterbelakangan sebelum rantai itu meng...

6a8bf1a6990b0 croppedBaca Respons Cepat Pemerintah dalam Penanganan Karhutla
Opinibeberapa jam lalu

Respons Cepat Pemerintah dalam Penanganan Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan persoalan kecil. Dampaknya bukan cuma hutan yang terbakar, tetapi juga kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kerusakan lingkungan yang bisa berlangsung cukup lama. Karena itu, penanganan karhutla membutuhkan tindakan cepat, koordinasi lintas lembaga, dan penegakan hukum yang tegas. Pada 2026, tantangan ini semakin serius. Data resmi Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) Kementerian Kehutanan mencatat...

0a23f22c9d119223d4d9d7bf6add6e47 croppedBaca Melihat Maksud Prabowo Mensubsidi Biaya Haji
Opini8 Okt 2026, 22.30

Melihat Maksud Prabowo Mensubsidi Biaya Haji

Kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk menekan biaya haji sebenarnya bukan sekadar soal memberikan subsidi. Ada tujuan yang lebih besar yaitu membuat ibadah haji lebih terjangkau sekaligus menjaga agar dana haji tetap sehat untuk jemaah di masa depan. Pada 2026, rata-rata biaya penyelenggaraan ibadah haji atau BPIH sekitar Rp87,4 juta per jemaah. Namun jemaah hanya membayar rata-rata sekitar Rp54,2 juta. Sisanya sekitar Rp33,2 juta berasal dari nilai manfaat pengelolaan dana haji. Artinya,...

arsip berita resmikan groundbreaking industri baterai listrik presiden prabowo kerja sama program kolosal antarnegara 8y6coqo croppedBaca Hilirisasi Sebagai Senjata Kemandirian Bangsa
Opini8 Okt 2026, 20.57

Hilirisasi Sebagai Senjata Kemandirian Bangsa

Selama puluhan tahun Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya sumber daya alam. Kita punya nikel, tembaga, bauksit, batu bara, sawit, gas, hingga berbagai komoditas pertanian. Tetapi ada satu persoalan besar yaitu terlalu lama kekayaan itu dijual dalam bentuk bahan mentah atau produk dengan nilai tambah rendah. Di sinilah hilirisasi menjadi penting. Sederhananya, hilirisasi adalah mengolah bahan mentah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sebelum dijual. Nikel, misalnya,...

menlu sugiono 1790231927336 169 croppedBaca Melihat Komitmen Sugiono dalam Membangun Manusia Unggul
Opini8 Okt 2026, 18.48

Melihat Komitmen Sugiono dalam Membangun Manusia Unggul

Kalau bicara soal pembangunan manusia, kita sering membayangkan sekolah, universitas, atau pelatihan kerja. Padahal membangun manusia unggul jauh lebih besar dari itu. Ada pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, sampai kemampuan masyarakat menghadapi perubahan zaman. Di sinilah menarik melihat langkah Sugiono setelah dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Baru menerima estafet kepemimpinan pada 5 Oktober 2026, Sugiono langsung menegask...

ChatGPT Image Oct 7, 2026, 08 50 29 PM croppedBaca Menilai Kinerja Satgas PKH: Nyata, Tegas, dan Berprinsip
Opini7 Okt 2026, 20.51

Menilai Kinerja Satgas PKH: Nyata, Tegas, dan Berprinsip

Penertiban kawasan hutan bukan pekerjaan mudah. Di dalamnya ada persoalan perkebunan, pertambangan, perizinan, aset negara, hingga kepentingan ekonomi yang nilainya sangat besar. Karena itu, pembentukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) oleh Presiden Prabowo menjadi langkah penting untuk memastikan kawasan hutan kembali dikelola sesuai aturan. Satgas PKH dibentuk melalui Perpres Nomor 5 Tahun 2025. Tugasnya melakukan audit, pemeriksaan, dan penertiban terhadap kegiatan usaha...

x1b5li1a9ue90w3 croppedBaca Prabowo dan Percepatan Swasembada Pangan Indonesia
Opini6 Okt 2026, 16.42

Prabowo dan Percepatan Swasembada Pangan Indonesia

Sejak awal memimpin, Presiden Prabowo Subianto menempatkan swasembada pangan sebagai salah satu agenda penting pemerintahannya. Bahkan, kemandirian pangan menjadi bagian dari Asta Cita dan diarahkan sebagai fondasi untuk memperkuat ketahanan sekaligus kedaulatan Indonesia. Bagi Prabowo, persoalan pangan tidak boleh hanya dilihat dari sisi ekonomi. Ketergantungan terhadap impor bisa menjadi masalah serius ketika dunia menghadapi perang, krisis ekonomi, perubahan iklim, atau terganggunya jalur...

666912 croppedBaca Jembatan Desa: Negara Hadir Membuka Jalan Menuju Kesejahteraan
Opini10 Agu 2026, 12.04

Jembatan Desa: Negara Hadir Membuka Jalan Menuju Kesejahteraan

Pembangunan Jembatan Gantung Krasak di Kabupaten Indramayu menjadi salah satu bukti paling nyata. Jembatan sepanjang 180 meter tersebut menghubungkan wilayah yang sebelumnya dipisahkan Sungai Cimanuk. Sebelum jembatan tersedia, masyarakat membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk melakukan perjalanan tertentu. Setelah jembatan dibangun, waktu tempuh dapat dipangkas menjadi sekitar 10 menit. Pemerintah daerah juga menyebut manfaatnya terasa pada aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat sekitar....

1000484408Baca 18 Tahun Gerindra: Refleksi Kesetiaan Kader dan Harapan Menuju Kedewasaan Politik
Opini7 Feb 2026, 18.01

18 Tahun Gerindra: Refleksi Kesetiaan Kader dan Harapan Menuju Kedewasaan Politik

Jakarta_Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tidak hanya menjadi ajang perayaan usia, tetapi juga ruang refleksi mendalam bagi para kader yang telah membersamai perjalanan partai sejak awal berdiri. Salah satunya tercermin dalam sebuah tulisan reflektif yang memadukan ucapan selamat, kesetiaan ideologis, serta harapan politik ke depan. Penulis mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadi bagian dari Gerindra selama kurang lebih 16 tahun. Sebuah rentang w...

Foto Syahwalil AkbarSyahwalil AkbarBaca selengkapnya
1000483252Baca 18 Tahun Partai Gerindra : Kompak, Bergerak, Berdampak untuk Indonesia Raya
Opini6 Feb 2026, 15.41

18 Tahun Partai Gerindra : Kompak, Bergerak, Berdampak untuk Indonesia Raya

Jakarta_Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menandai 18 tahun perjalanan politiknya dengan mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak”, sebuah refleksi atas konsistensi perjuangan dan pengabdian partai dalam membangun bangsa Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 2008, Partai Gerindra terus meneguhkan diri sebagai kekuatan politik nasional yang berpihak pada kepentingan rakyat. Momentum 18 tahun ini menjadi tonggak kedewasaan organisasi sekaligus penegasan arah perjuangan ke depan, terle...

Foto Syahwalil AkbarSyahwalil AkbarBaca selengkapnya
1000663555 3 croppedBaca Petugas Haji 2026: Bukti Nyata Negara Hadir Melayani Jamaah
Opini30 Jan 2026, 17.37

Petugas Haji 2026: Bukti Nyata Negara Hadir Melayani Jamaah

Ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga perjalanan fisik yang penuh tantangan, terutama bagi jamaah Indonesia. Setiap tahun, Indonesia mengirimkan ratusan ribu jamaah ke Tanah Suci, dengan sebagian besar di antaranya adalah lansia dan jamaah berisiko tinggi. Di balik kelancaran ibadah tersebut, ada peran besar petugas haji yang menjadi garda terdepan pelayanan negara. Berdasarkan data Kementerian Agama, Indonesia secara konsisten menjadi salah satu negara dengan jumlah jam...

image 870x 65d21bd096f77 croppedBaca Menjaga Amanah Bumi: Ikhtiar Prabowo Menata Hutan Indonesia dalam Perspektif Islam
Opini22 Jan 2026, 17.34

Menjaga Amanah Bumi: Ikhtiar Prabowo Menata Hutan Indonesia dalam Perspektif Islam

Persoalan kerusakan hutan di Indonesia bukanlah masalah baru. Ia terbentuk melalui proses panjang selama puluhan tahun, akibat eksploitasi berlebihan dan lemahnya tata kelola. Meski Indonesia masih memiliki kawasan hutan seluas lebih dari 95,5 juta hektare, fakta bahwa deforestasi netto pada 2024 masih mencapai sekitar 175.400 hektare menunjukkan bahwa tantangan menjaga keseimbangan alam masih sangat nyata. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh ekosistem, tetapi juga langsung menyentuh kehidup...

prabowo temui pengungsi croppedBaca Menguatkan dari Dekat: Tahun Baru Presiden di Tengah Korban Banjir Sumatera
Opini30 Des 2025, 17.21

Menguatkan dari Dekat: Tahun Baru Presiden di Tengah Korban Banjir Sumatera

Malam pergantian tahun biasanya dirayakan dengan sorak-sorai dan pesta kembang api. Namun di penghujung 2025, suasana itu terasa kontras dengan kondisi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ratusan ribu warga masih bertahan di pengungsian akibat banjir dan longsor. Di tengah situasi inilah Presiden Prabowo Subianto berencana memilih menghabiskan malam Tahun Baru di lokasi bencana—sebuah keputusan yang sarat makna, jauh dari sekadar agenda simbolik. Langkah ini mencerminkan cara pandang...

prabowo hutan lensawargacom 694a3d6734777c0e6c194c42 croppedBaca Menyapu Warisan Kerusakan Hutan Sumatera: Masalah Lama yang Sedang Dibereskan Prabowo
Opini29 Des 2025, 16.33

Menyapu Warisan Kerusakan Hutan Sumatera: Masalah Lama yang Sedang Dibereskan Prabowo

Kerusakan hutan di Sumatera bukan persoalan yang baru muncul belakangan. Ia adalah hasil dari proses panjang yang berlangsung lintas pemerintahan. Deforestasi besar-besaran, alih fungsi lahan tanpa kendali, serta lemahnya pengawasan kawasan hutan telah terjadi selama puluhan tahun. Karena itu, mengaitkan bencana ekologis hari ini semata-mata dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto jelas mengabaikan fakta sejarah. Catatan deforestasi menunjukkan bahwa periode kehilangan hutan terbesar di Su...

prabowo unggah foto bareng gibran di hari lebaran dokinstagram prabowo 43 croppedBaca Menakar Arah Baru Indonesia: Catatan Tahun 2025 Pemerintahan Prabowo–Gibran
Opini29 Des 2025, 15.11

Menakar Arah Baru Indonesia: Catatan Tahun 2025 Pemerintahan Prabowo–Gibran

Tahun 2025 dapat dibaca sebagai fase awal yang krusial bagi pemerintahan Prabowo–Gibran. Dalam rentang satu tahun penuh, negara tidak hanya sibuk menjalankan rutinitas pemerintahan, tetapi juga mulai menunjukkan arah kebijakan yang lebih tegas, responsif, dan berani mengambil keputusan besar. Dari kebijakan sosial hingga diplomasi global, ada upaya nyata untuk memastikan negara benar-benar hadir dalam kehidupan rakyat. Langkah awal pemerintahan langsung menyentuh kebutuhan paling dasar. Progr...

potret prabowo tinjau posko pengungsian bireuen dan cicipi masakan dapur umum 1765098462160 169 croppedBaca Menjaga Harapan di Tengah Bencana: Peran Negara untuk Sumatera
Opini19 Des 2025, 18.05

Menjaga Harapan di Tengah Bencana: Peran Negara untuk Sumatera

Bagi warga yang rumahnya terendam banjir, bencana bukan sekadar berita di layar televisi. Ia hadir dalam bentuk kehilangan, kecemasan, dan ketidakpastian tentang hari esok. Di saat seperti inilah, kehadiran negara bukan lagi soal prosedur, melainkan soal rasa aman: apakah rakyat benar-benar ditemani saat musibah datang. Presiden Prabowo Subianto memilih menyampaikan pesan yang sederhana namun kuat. “Semua warga yang mengalami musibah akan kita bantu, karena saudara-saudara adalah bagian dari...

Tinjau Lokasi croppedBaca Menimbang Jaminan Negara bagi Korban Banjir Sumatera dalam Perspektif Islam
Opini18 Des 2025, 17.26

Menimbang Jaminan Negara bagi Korban Banjir Sumatera dalam Perspektif Islam

Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Sumatera bukan hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga membuka ruang refleksi tentang peran negara saat rakyat berada dalam kondisi paling rentan. Ribuan warga harus mengungsi, rumah terendam, aktivitas ekonomi terhenti, dan akses terhadap layanan dasar terganggu. Dalam situasi seperti ini, kehadiran negara bukan sekadar simbol, melainkan kebutuhan nyata yang menyangkut keselamatan dan keberlanjutan hidup masyarakat. Respons pemerintah ter...

prabowo RGSn large croppedBaca Menghubungkan Ajakan Prabowo untuk Rukun Sama Teman dengan Nilai-Nilai Islam
Opini19 Nov 2025, 14.45

Menghubungkan Ajakan Prabowo untuk Rukun Sama Teman dengan Nilai-Nilai Islam

Belakangan ini, Presiden Prabowo Subianto sering menyampaikan pesan sederhana namun penting yakni rukunlah dengan teman. Sekilas terdengar biasa saja, tetapi jika kita melihat keadaan sekarang yang di mana kasus bullying, saling ejek, dan konflik kecil antar pelajar makin sering muncul nasihat ini terasa seperti pengingat yang sangat dibutuhkan. Menariknya, ajakan untuk rukun itu bukan hal baru. Islam sejak awal sudah mengajarkan pentingnya hubungan yang baik antarsesama. Dalam Al-Qur’an, All...

images (2) croppedBaca Keadilan yang Akhirnya Tiba: Rehabilitasi Dua Guru Luwu Utara oleh Presiden Prabowo
Opini13 Nov 2025, 13.26

Keadilan yang Akhirnya Tiba: Rehabilitasi Dua Guru Luwu Utara oleh Presiden Prabowo

Perjalanan panjang dua guru asal Luwu Utara, Sulawesi Selatan — Abdul Muis dan Rasnal — akhirnya mencapai titik terang. Setelah lima tahun menanggung beban stigma dan diskriminasi akibat tuduhan hukum yang tidak proporsional, keduanya kini mendapatkan rehabilitasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Keputusan yang diambil di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (13/11/2025) dini hari itu bukan sekadar penandatanganan surat resmi. Ia adalah bentuk keberanian seorang...

presidenri.go.id 19082025103600 68a3f120d797a7.91077757Baca Dulu Dibilang Duta Gagal, Sekarang Justru Menata Indonesia yang Kacau dengan Tenang
Opini3 Nov 2025, 16.17

Dulu Dibilang Duta Gagal, Sekarang Justru Menata Indonesia yang Kacau dengan Tenang

Ah, betapa cepatnya waktu, dan betapa pendeknya ingatan publik. Dulu, setiap kali nama Prabowo Subianto muncul di layar kaca, barisan komentator politik berlomba-lomba melabelinya: ambisius, emosional, duta gagal. Kini, lucunya, justru ke “duta gagal” itulah bangsa ini menitipkan masa depan. Tiga kali kalah di Pilpres bukan catatan memalukan, rupanya itu semacam magang kenegaraan. Di setiap kekalahan, ia belajar, menyerap, dan menunggu. Sekarang, setelah resmi memegang tampuk kekuasaan, siapa...