Presiden Prabowo Tunjukkan Wajah Demokrasi yang Dewasa Boleh Berbeda, Jangan Bermusuhan

11 Sep 202630Foto MonskyMonsky
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Rabu (09/09/2026). Kedatangan Prabowo disambut langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam kesempatan tersebut Presiden mengapresiasi dukungan Partai Demokrat terhadap dirinya, termasuk dalam pemerintahan di Kabinet Merah Putih.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Rabu (09/09/2026). Kedatangan Prabowo disambut langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam kesempatan tersebut Presiden mengapresiasi dukungan Partai Demokrat terhadap dirinya, termasuk dalam pemerintahan di Kabinet Merah Putih.

Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026), bukan sekadar menjadi perayaan perjalanan politik sebuah partai. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto sekaligus menjadi momentum penting untuk menunjukkan bagaimana demokrasi Indonesia seharusnya dijalankan: berbeda boleh, bersaing boleh, mengkritik juga boleh, tetapi persatuan bangsa tetap harus dijaga.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo dengan lugas di hadapan para tokoh lintas partai politik. Presiden menegaskan bahwa demokrasi memang memberikan ruang bagi setiap pihak untuk memiliki warna, pandangan, kritik, saran, hingga rekomendasi yang berbeda.

Namun, menurut Prabowo, semua perbedaan itu tidak seharusnya berubah menjadi permusuhan.

“Bersaing, kritik, menyampaikan saran, memberi rekomendasi. Menyampaikan hal-hal yang mungkin tidak enak untuk disampaikan tapi tetap kita rukun, tetap bersahabat, tetap berkeluarga,” tegas Prabowo.

Pernyataan tersebut terasa penting di tengah dinamika politik yang kerap membuat perbedaan pilihan berkembang menjadi saling serang. Prabowo justru menawarkan perspektif yang lebih dewasa bahwa kompetisi politik memiliki batas: kepentingan bangsa tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan kelompok.

Prabowo Tunjukkan Politik Tanpa Dendam

Menariknya, pesan tersebut bukan sekadar teori. Prabowo berbicara dari pengalaman panjangnya sendiri dalam dunia politik.

Ia mengakui pernah beberapa kali mengalami kekalahan dalam kontestasi sebelum akhirnya memperoleh mandat rakyat sebagai Presiden Republik Indonesia. Baginya, kekalahan merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus diterima dengan lapang.

“Saya waktu empat kali tidak menang, saya pun terima. Ya sudah, kita maju lagi,” ujar Prabowo.

Kalimat sederhana itu justru menggambarkan perjalanan politik seorang Prabowo yang tidak berhenti hanya karena pernah kalah. Ia terus berjuang melalui jalur demokrasi hingga akhirnya dipercaya memimpin Indonesia.

Karena itu, pesan Prabowo mengenai kritik dan perbedaan terasa semakin kuat. Politik, menurut semangat yang ia sampaikan, bukan arena untuk menyimpan dendam, melainkan ruang untuk berlomba memberikan pengabdian terbaik kepada rakyat.

Demokrat dan Prabowo Punya Titik Temu

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga memberikan apresiasi terhadap Partai Demokrat yang pernah berada di pemerintahan maupun di luar pemerintahan.

Ia menilai pengalaman pasang surut politik Demokrat menunjukkan bahwa perbedaan posisi tidak harus membuat sebuah partai kehilangan sikap dalam menjaga demokrasi.

Prabowo juga mengingat dukungan Partai Demokrat terhadap dirinya pada Pemilu 2019 dan 2024. Menurutnya, dukungan tersebut lahir karena adanya kesamaan cita-cita dan prinsip dalam membangun Indonesia.

Di sinilah politik persatuan yang ditawarkan Prabowo terlihat. Koalisi bukan semata-mata soal pembagian posisi, tetapi tentang mempertemukan gagasan dan menyatukan kekuatan untuk tujuan yang lebih besar.

Gaya Off-Script Prabowo Justru Menunjukkan Sisi Humanis

Ada pula sisi lain yang menarik dari penampilan Prabowo malam itu. Presiden kembali menjelaskan kebiasaannya menyampaikan pidato secara spontan atau off-script.

Prabowo mengakui bahwa stafnya sebenarnya telah menyiapkan naskah lengkap dengan data dan grafik. Namun, ia memilih merangkum poin-poin penting agar pesan yang disampaikan kepada masyarakat lebih singkat dan mudah dipahami.

“Saya kira rakyat menghendaki yang ringkas dan efisien begitu. Setuju?” kata Prabowo.

Bagi sebagian orang, gaya spontan mungkin memiliki risiko salah ucap. Tetapi justru di situlah terlihat sisi manusiawi seorang pemimpin. Prabowo tidak berusaha tampil sebagai sosok yang selalu sempurna dalam setiap kata, melainkan berusaha memastikan substansi pesannya sampai kepada masyarakat.

Ia bahkan secara terbuka mengatakan bahwa apabila manusia melakukan kesalahan, maka yang tepat adalah meminta maaf.

Sikap tersebut memperlihatkan bahwa komunikasi seorang Presiden tidak harus selalu kaku dan terpaku pada teks. Yang jauh lebih penting adalah kejelasan pesan, kejujuran dalam menyampaikan gagasan, serta keberanian berbicara langsung kepada rakyat.

Demokrasi Bukan Alasan untuk Terpecah

Pesan Prabowo di HUT ke-25 Demokrat pada akhirnya dapat dibaca sebagai ajakan untuk menaikkan kualitas demokrasi Indonesia.

Berbeda pilihan tidak perlu menjadi alasan untuk saling membenci. Kritik tidak harus berubah menjadi penghinaan. Persaingan politik tidak harus berujung permusuhan.

Indonesia membutuhkan demokrasi yang memungkinkan semua pihak berbicara, tetapi tetap memiliki kedewasaan untuk menghormati perbedaan.

Prabowo sendiri telah mengalami pahit-manis perjalanan politik tersebut. Dari beberapa kali kekalahan hingga akhirnya menjadi Presiden, pengalaman itu menjadi pelajaran bahwa politik adalah proses panjang yang membutuhkan kesabaran, keteguhan, dan kemampuan menerima hasil demokrasi.

Pada titik inilah pesan Prabowo menjadi relevan: boleh berbeda, boleh mengkritik, boleh bersaing, tetapi jangan kehilangan persaudaraan sebagai sesama anak bangsa.

Sebab pada akhirnya, jabatan politik akan berganti, kontestasi akan berakhir, dan perbedaan pilihan akan berlalu. Yang harus tetap berdiri adalah Indonesia.

Komentar (3)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Foto Muh Akmal Latang
Muh Akmal Latang

𝗖𝗮𝗹𝗹 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿 𝗖𝗦 𝗙𝗹𝗶𝗽 Layanan & 𝗖𝗮𝗹𝗹 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿 𝗙𝗹𝗶𝗽 - Tim Support 𝗙𝗹𝗶𝗽 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 Call Center Flip 0821'.9595'.5820, -𝗔𝗻𝗱𝗮 𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗵𝘂𝗯𝘂𝗻𝗴𝗶 𝗖𝘀 𝗙𝗹𝗶𝗽 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝗺𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂𝗶 𝗧𝗲𝗹𝗲𝗽𝗼𝗻 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝘂𝘀𝗮𝘁 𝗱𝗶 📞* 0821'.9595'.5820,'.* 𝗖𝗮𝗹𝗹 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿 𝗙𝗹𝗶𝗽 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝟮𝟰 𝗷𝗮𝗺 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶.

Foto Muh Akmal Latang
Muh Akmal Latang

Anda bisa menghubungi (CS) Flip melalui telepon (𝟬𝟴𝟮𝟭-𝟰𝟰𝟰𝟰-𝟲𝟲𝟰) atau WhatsApp Call Center: 𝟬𝟴𝟮𝟭-𝟰𝟰𝟰𝟰-𝟲𝟲𝟰, Layanan kami beroperasi Senin-Minggu pukul 08:00-23:00 WIB.

Foto Muh Akmal Latang
Muh Akmal Latang

𝗖𝗮𝗹𝗹 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿 𝗖𝗦 𝗙𝗹𝗶𝗽 Layanan & 𝗖𝗮𝗹𝗹 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿 𝗙𝗹𝗶𝗽 - Tim Support 𝗙𝗹𝗶𝗽 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 Call Center Flip 0821'.9595'.5820, -𝗔𝗻𝗱𝗮 𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗵𝘂𝗯𝘂𝗻𝗴𝗶 𝗖𝘀 𝗙𝗹𝗶𝗽 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝗺𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂𝗶 𝗧𝗲𝗹𝗲𝗽𝗼𝗻 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝘂𝘀𝗮𝘁 𝗱𝗶 📞* 0821'.9595'.5820,'.* 𝗖𝗮𝗹𝗹 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿 𝗙𝗹𝗶𝗽 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝟮𝟰 𝗷𝗮𝗺 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶.