Presiden Prabowo Tegaskan Perundingan Global Harus Menguntungkan Indonesia

19 Feb 202662TTemon
Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perundingan ekonomi tidak boleh semata-mata bersifat transaksional jangka pendek, melainkan harus berdampak langsung pada penguatan struktur ekonomi nasional.
Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perundingan ekonomi tidak boleh semata-mata bersifat transaksional jangka pendek, melainkan harus berdampak langsung pada penguatan struktur ekonomi nasional.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa setiap perundingan ekonomi global yang dilakukan pemerintah harus memberikan manfaat nyata dan strategis bagi Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama sejumlah menteri bidang ekonomi di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu (15/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden membahas penguatan strategi Indonesia dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang terus berkembang. Fokus utama pembahasan adalah memastikan posisi Indonesia dalam berbagai perundingan internasional tetap berpihak pada kepentingan nasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden memberikan arahan agar setiap langkah diplomasi ekonomi dirancang secara matang dan menghasilkan keuntungan optimal bagi Indonesia. Terutama dalam perundingan yang akan dilakukan dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat.

Presiden menekankan bahwa perundingan ekonomi tidak boleh hanya bersifat transaksional atau berorientasi jangka pendek. Sebaliknya, kerja sama internasional harus mampu memperkuat struktur ekonomi nasional, meningkatkan produktivitas industri dalam negeri, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Menurut Seskab, Presiden juga menginginkan agar setiap kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah memberikan hasil konkret yang dapat dirasakan langsung oleh bangsa dan negara. Peningkatan daya saing industri, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan kapasitas produksi nasional menjadi prioritas utama.

Pertemuan di Hambalang ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menjalankan diplomasi ekonomi yang berdaulat, strategis, dan berorientasi pada kepentingan nasional. Dengan pendekatan tersebut, Indonesia diharapkan semakin siap menghadapi tantangan global sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan ekonomi di tingkat internasional.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.