Presiden Prabowo Salurkan Sapi Meugang, Perkuat Semangat Masyarakat Aceh Sambut Ramadhan

19 Feb 202668TTemon
IMG 20260218 WA0063

Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan sedekah sapi untuk mendukung pelaksanaan tradisi Meugang di berbagai wilayah Aceh menjelang bulan suci Ramadhan. Bantuan tersebut disambut antusias masyarakat, terutama di daerah yang sebelumnya terdampak bencana banjir pada November 2025.

Di Desa Geudumbak, Langkahan, Aceh Utara, warga memasak Kuah Beulangong, gulai khas Aceh, menggunakan daging sapi bantuan tersebut. Tradisi Meugang yang identik dengan memasak dan makan bersama tetap berlangsung meriah, meski masyarakat tengah dalam masa pemulihan.

Sapi-sapi tersebut diantarkan oleh relawan dari Badan Komunikasi Pemerintah bersama kelompok relawan lainnya. Warga menilai bantuan ini memberikan dukungan moral sekaligus menjaga kelangsungan tradisi yang telah mengakar kuat dalam budaya Aceh.

Selain sedekah pribadi, Presiden juga menyalurkan bantuan kemasyarakatan senilai Rp72,5 miliar untuk pengadaan 1.455 sapi Meugang bagi masyarakat terdampak bencana di 19 kabupaten/kota di Aceh. Penyerahan simbolis dilakukan oleh Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian.

Sementara itu, di Aceh Tamiang, dua sapi berukuran besar disalurkan ke Pondok Pesantren Darul Mukhlisin. Dagingnya dibagikan kepada lebih dari 200 santri dan lebih dari 50 tenaga pengajar. Pihak pesantren menyampaikan bahwa bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi para santri untuk menyambut Ramadhan dengan penuh rasa syukur.

Tradisi Meugang merupakan budaya khas Aceh yang dilaksanakan menjelang Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, di mana masyarakat memasak dan menikmati daging bersama keluarga serta komunitas. Kehadiran bantuan ini dinilai membantu masyarakat mempertahankan tradisi sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masa pemulihan.

Dengan dukungan tersebut, masyarakat Aceh dapat menyambut Ramadhan dengan semangat, menjaga nilai kebersamaan, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah proses rehabilitasi pasca bencana.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.