Presiden Prabowo Resmikan 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan, Perkuat Program Gizi Nasional

18 Feb 202666TTemon
presidenri.go.id 15022026074757 699117bdcfdd02.92507826

Prabowo Subianto meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), 18 Gudang Ketahanan Pangan, serta melakukan groundbreaking 107 SPPG Polri di Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sistem ketahanan pangan nasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran, serta sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait.

Pastikan Kesiapan Fasilitas dan Sistem

Sebelum peresmian, Presiden meninjau langsung fasilitas SPPG Polri Palmerah. Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat proses pengolahan, pengemasan, hingga distribusi makanan bergizi. Fasilitas ini telah dilengkapi sistem pengawasan mutu dan keamanan pangan guna memastikan standar gizi terpenuhi.

Presiden juga meninjau green house yang menjadi bagian dari rantai pasok bahan baku. Fasilitas tersebut difungsikan untuk mendukung ketersediaan bahan pangan segar dan berkualitas secara berkelanjutan.

Menurut Kapolri, penguatan SPPG Polri dirancang untuk menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang aman, bermutu, dan merata, sekaligus memperkuat ekosistem pangan dari hulu hingga hilir.

Rincian Pengembangan SPPG

Dari total 1.179 SPPG yang menjadi bagian program, rinciannya meliputi:

  • 411 SPPG telah beroperasi,

  • 162 SPPG tambahan resmi diluncurkan,

  • 499 SPPG dalam tahap pembangunan,

  • 107 SPPG memasuki tahap peletakan batu pertama.

Selain itu, 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri turut diresmikan untuk memperkuat cadangan dan distribusi bahan pangan di berbagai wilayah Indonesia.

Jangkauan Lebih dari 60 Juta Penerima Manfaat

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis kini telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini ditopang oleh lebih dari 22 ribu SPPG yang tersebar di berbagai daerah.

Presiden menegaskan bahwa program tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengatasi stunting, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia.

Dari sisi ekonomi, operasional SPPG juga memberikan dampak positif melalui penyerapan tenaga kerja dan pelibatan petani serta pelaku UMKM dalam rantai pasok bahan pangan.

Perkuat Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045

Peresmian ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam membangun sistem pemenuhan gizi yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan Polri diharapkan mampu memperluas akses layanan gizi, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Dengan penguatan infrastruktur dan jangkauan layanan yang semakin luas, program pemenuhan gizi nasional diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.