
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), untuk memastikan harga sembako tetap stabil selama Ramadhan hingga Lebaran.
Arahan tersebut disampaikan dalam rapat di Istana Kepresidenan. Presiden menegaskan bahwa bahan pokok harus tersedia, terjangkau, dan tidak mengalami kenaikan harga selama periode puasa dan Idul Fitri.
Zulhas menyampaikan bahwa dirinya diperintahkan untuk turun langsung ke berbagai daerah guna mengecek ketersediaan stok pangan sekaligus memastikan distribusi berjalan lancar. Selain itu, pengawasan juga mencakup pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes), serta pengelolaan sampah agar berjalan optimal.
Monitoring Ketat Stok Pangan
Pemerintah memastikan stok pangan akan dimonitor secara ketat guna mencegah kelangkaan dan lonjakan harga. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi pada momen yang identik dengan peningkatan konsumsi.
Koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah juga diperkuat untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar hingga ke tingkat pasar tradisional.
Bahas Dampak Penutupan Selat Hormuz
Selain sektor pangan, Presiden juga memanggil Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk membahas kondisi energi nasional, terutama setelah penutupan Selat Hormuz oleh Angkatan Laut Iran.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur strategis distribusi minyak dunia. Pemerintah melakukan pemantauan perkembangan situasi global guna mengantisipasi potensi dampak terhadap pasokan dan harga energi di dalam negeri.
Komitmen Jaga Stabilitas Nasional
Langkah pengawasan harga pangan dan kesiapsiagaan sektor energi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan nasional menjelang Ramadan dan Lebaran.
Dengan koordinasi yang diperkuat serta monitoring lapangan secara langsung, pemerintah optimistis kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil dan pasokan yang aman.
Komentar (0)
Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.
