Perkuat Ketahanan Fiskal dan Kesinambungan Kebijakan, Presiden Prabowo Subianto Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

JAKARTA— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9). Pelantikan ini dilakukan untuk memperkokoh arsitektur keuangan negara serta memastikan kesinambungan eksekusi program-program strategis Kabinet Merah Putih di tengah dinamika ekonomi global.
Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Penunjukan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kedisiplinan anggaran serta penguatan teknokrasi fiskal berbasis pengalaman dan rekam jejak yang teruji.
"Penunjukan Suahasil Nazara merupakan langkah strategis untuk menjamin stabilitas makroekonomi dan kredibilitas APBN. Kepemimpinan yang kokoh dan berkesinambungan di Kementerian Keuangan adalah kunci utama untuk membentengi perekonomian nasional serta mengawal agenda prioritas pembangunan menuju kemandirian bangsa," demikian pernyataan resmi Sekretariat Presiden.
Dengan pengalaman panjang sebagai akademisi, perumus kebijakan fiskal, serta Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara memiliki pemahaman mendalam atas arah kebijakan anggaran nasional. Rekam jejak tersebut memastikan bahwa instrumen APBN akan terus bekerja secara optimal sebagai peredam kejut dari gejolak eksternal sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Di bawah kepemimpinan baru ini, Kementerian Keuangan difokuskan untuk mempercepat optimalisasi Devisa Hasil Ekspor, memperkuat efisiensi alokasi belanja negara, serta mendukung penuh program prioritas nasional seperti penguatan hilirisasi, kemandirian energi, dan penyiapan sumber daya manusia unggul.
Pemerintah optimistis penyesuaian struktur kepemimpinan ini semakin memperjelas arah kebijakan fiskal nasional yang akuntabel, kredibel, dan berorientasi pada kedaulatan ekonomi Indonesia.
Komentar (0)
Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.
