Pemerintah Bangun 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih, Dilengkapi Pabrik Es hingga SPBN

13 Mei 2026184TTemon
Melalui pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, pemerintah mendorong hadirnya fasilitas yang mendukung produktivitas nelayan sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan masyarakat pesisir.
Melalui pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, pemerintah mendorong hadirnya fasilitas yang mendukung produktivitas nelayan sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan masyarakat pesisir.

Pemerintah terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan sebanyak 1.386 kampung nelayan akan diresmikan hingga akhir tahun ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Sulawesi Utara. Menurutnya, pembangunan KNMP merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan sekaligus memperkuat ekonomi maritim nasional.

“Kita akan besar-besaran perbaiki kondisi nelayan seluruh Indonesia. Tahun ini, bulan Desember akan kita resmikan 1.386 desa nelayan seluruh Indonesia,” ujar Prabowo.

Program KNMP dirancang dengan berbagai fasilitas penunjang aktivitas nelayan, seperti pabrik es, cold storage atau gudang pendingin, penyediaan benih udang, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). Fasilitas tersebut diharapkan mampu membantu menjaga kualitas hasil tangkapan ikan serta mempermudah akses bahan bakar bagi nelayan.

Menurut Presiden, keberadaan pabrik es dan gudang pendingin sangat penting untuk menjaga kesegaran ikan sebelum dipasarkan. Sementara itu, SPBN akan membantu nelayan memperoleh solar dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga menyalurkan bantuan kapal nelayan untuk meningkatkan kapasitas produksi perikanan. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyerahkan kapal berukuran 15 gross ton (GT) kepada masyarakat nelayan setempat.

Program KNMP mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir, salah satunya di Leato Selatan, Gorontalo. Kehadiran pabrik es di kawasan tersebut membantu nelayan memperoleh kebutuhan melaut dengan lebih mudah. Sebelumnya, nelayan harus menempuh perjalanan sekitar tiga kilometer untuk membeli es batu.

Tidak hanya mendukung aktivitas perikanan, kawasan KNMP juga mulai menarik perhatian masyarakat karena desain bangunannya yang modern dan tertata rapi. Kondisi tersebut ikut mendorong aktivitas ekonomi warga sekitar, termasuk pelaku usaha kecil di kawasan pesisir.

Masyarakat berharap pembangunan fasilitas pendukung lainnya, seperti SPBN, dapat segera direalisasikan agar aktivitas nelayan semakin lancar dan produktif.

Melalui program KNMP, pemerintah menargetkan terciptanya kampung-kampung nelayan yang lebih modern, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di berbagai daerah Indonesia.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.