
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar makan malam kebangsaan bersama para mantan Presiden dan Wakil Presiden RI serta para Ketua Umum partai politik di Istana Negara, Selasa (3/3).
Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin. Selain itu, delapan Ketua Umum partai politik turut diundang dalam pertemuan tersebut.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa makan malam tersebut menjadi forum silaturahmi kebangsaan dan ajang bertukar pandangan antar pemimpin bangsa. Menurutnya, Presiden berharap komunikasi lintas generasi kepemimpinan nasional dapat semakin diperkuat guna menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Pada malam yang sama, Presiden Prabowo juga menggelar silaturahmi dan diskusi bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka. Pertemuan ini membahas perkembangan geopolitik global, khususnya eskalasi konflik di Timur Tengah dan dampaknya terhadap stabilitas keamanan serta perekonomian dunia.
Mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mengungkapkan bahwa Presiden memberikan pemaparan mengenai situasi internasional terkini, termasuk implikasi konflik terhadap keamanan global, pasokan energi seperti minyak dan gas, serta potensi dampaknya terhadap Indonesia.
Diskusi berlangsung terbuka dengan pertukaran pandangan dari para peserta. Selain para mantan Presiden dan Wakil Presiden, forum tersebut juga dihadiri pimpinan organisasi dunia usaha serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat komunikasi nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Komentar (0)
Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.
