Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah Layanan Berjalan Lancar

23 Apr 202674TTemon
Salah satu terobosan paling menonjol adalah optimalisasi layanan Makkah Route.
Salah satu terobosan paling menonjol adalah optimalisasi layanan Makkah Route.

Kloter pertama jemaah haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026, dengan proses kedatangan yang berlangsung tertib dan lancar. Kedatangan ini menandai dimulainya operasional penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026.

Tiga kelompok terbang (kloter) awal yang tiba masing-masing berasal dari Embarkasi Yogyakarta (YIA), Jakarta–Pondok Gede (JKG), dan Kualanamu (KNO). Kloter YIA tiba pukul 06.20 waktu Arab Saudi, disusul JKG pukul 06.50, dan KNO pada pukul 10.00.

Sebagian jamaah dari Embarkasi Jakarta–Pondok Gede telah menggunakan layanan Makkah Route, yaitu sistem percepatan keimigrasian yang memungkinkan pemeriksaan dokumen dilakukan di bandara keberangkatan di Indonesia. Dengan skema ini, jemaah tidak perlu menjalani proses imigrasi setibanya di Arab Saudi dan dapat langsung menuju akomodasi.

Setibanya di Madinah, jemaah ditempatkan di hotel-hotel yang berada di kawasan dekat Masjid Nabawi. Penempatan dilakukan dengan sistem satu kloter satu hotel guna memudahkan koordinasi dan meningkatkan kenyamanan selama masa tinggal.

Selain itu, jamaah juga telah menerima kartu Nusuk sejak di Indonesia. Kartu ini digunakan untuk mengakses berbagai layanan selama berada di Arab Saudi, termasuk untuk keperluan ibadah dan mobilitas.

Penyelenggaraan haji tahun ini melibatkan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi, termasuk dalam penerapan layanan Makkah Route. Pemerintah berharap layanan ini dapat terus diperluas agar semakin banyak jamaah yang merasakan kemudahan dalam proses perjalanan ibadah haji.

Secara keseluruhan, operasional kedatangan kloter pertama berjalan tanpa kendala berarti. Jemaah dijadwalkan berada di Madinah selama sekitar sembilan hari sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah untuk rangkaian ibadah berikutnya.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.