Kisah di Balik Potret Kakek Menggendong Ayah Presiden Prabowo: Napak Tilas Cucu Dokter Belanda dan Ravie Ananda di Lobi Hotel Mexolie Kebumen

8 Jun 2026699Foto WidodoWidodo
ChatGPT Image 8 Jun 2026, 00.22.10 cropped

 

 

708926508 27221272704172385 8904351893732830771 n

Foto studio otentik (September 1917) memperlihatkan RM. Margono menggendong RM. Sumitro Djojohadikusumo bayi didampingi Siti Katoemi di Kebumen.

 

KEBUMEN – Sebuah momen emosional yang mempertemukan kembali serpihan sejarah masa lalu terjadi di kawasan Mexolie, Panjer, Kebumen. Cucu dan buyut dari dr. J.W. Oosterhuis (dokter Belanda pertama di Zending Panjurung Hospital Keboemen) melakukan kunjungan napak tilas untuk melacak tanah kelahiran leluhur mereka, sekaligus mengenang malam bersejarah kelahiran Begawan Ekonomi Indonesia, Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo.

Kunjungan historis yang dipandu oleh catatan berharga dari buku harian (diary) kuno milik dr. Oosterhuis serta kesaksian tertulis dari sang buyut, Tjalling Bouma, ini berhasil mengungkap tabir sejarah besar berkat peran vital dari Ravie Ananda, seorang Pemerhati Sejarah dan Budayawan Kebumen yang menjadi sosok pertama yang menguak dan mencocokkan titik koordinat peristiwa bersejarah tersebut.

Dari Sebuah Catatan Harian dan Otobiografi

Perjalanan ini bermula dari benang merah dua buah catatan lama. Beberapa tahun lalu, Tjalling Bouma membaca buku otobiografi RM. Margono Djojohadikoesoemo (kakek dari Presiden RI ke-8, Bapak Prabowo Subianto). Dalam buku tersebut, RM. Margono menuliskan sebuah anekdot menarik bahwa saat istrinya bersiap melahirkan, beliau mengutus seseorang untuk memanggil "dr. Oosterhuis via de zending" agar bersedia membantu persalinan di rumah mereka.

Di sisi lain, sesaat sebelum kereta yang membawa Tjalling dan ibunya, Yfke Oosterhuis (74 tahun), tiba di Stasiun Kebumen dari Mojokerto pada Agustus 2019, sang ibu sempat membaca kutipan diary kuno dr. Oosterhuis yang didedikasikan untuk anak keduanya (Koen). Di dalam catatan itu, sang dokter menyebutkan sebuah tempat bernama "pabrik minyak".

Peran Vital Ravie Ananda Menguak Titik Sejarah di Lobi Hotel

Misteri lokasi "pabrik minyak" tersebut akhirnya menemui titik terang saat Tjalling dan ibunya tiba di Kebumen dan menginap di Hotel Mexolie. Saat melihat sebuah foto tua yang dipajang di dekat konter check-in, mereka menyadari bahwa bangunan hotel tempat mereka menginap merupakan bekas kompleks perumahan dan bangunan NV. Oliefabrieken Insulinde Keboemen pabrik minyak kelapa terbesar di Nusantara pada masanya.

Guna memastikan kebenaran sejarah tersebut, staf hotel langsung berinisiatif menghubungi Ravie Ananda. Sebagai seorang Pemerhati Sejarah dan Budayawan yang telah lama meneliti dan menguasai rekam jejak sejarah lokal, Ravie Ananda-lah yang pertama kali berhasil mengurai teka-teki dari diary kuno Belanda tersebut.

Dalam pertemuan malam itu, Ravie Ananda mengungkap fakta luar biasa yang mengejutkan keturunan dr. Oosterhuis: tempat di mana mereka duduk dan mengobrol di lobi Hotel Mexolie malam itu adalah titik yang sama persis dengan lokasi rumah kediaman RM. Margono saat Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo dilahirkan pada 29 Mei 1917.

707271769 27183129544653368 1714590453718532631 n

Pada masa itu (periode 1915-1919), RM. Margono Djojohadikoesoemo bertugas di Kebumen sebagai Pejabat Pengawas Volkscredietwezen (Badan Perkreditan Rakyat) untuk mengawasi perkebunan dan pabrik, sekaligus menjabat sebagai Ketua Boedi Oetomo Cabang Kebumen. Karena tugasnya, beliau bersama sang istri, Siti Katoemi, tinggal di dalam kompleks pabrik minyak tersebut.

Malam persalinan menegangkan pada tanggal 29 Mei 1917 itu akhirnya berjalan sukses berkat kolaborasi erat dua dokter lintas bangsa yang berhasil diidentifikasi oleh Ravie Ananda, yakni dr. Moehiman (dokter Jawa asal Karanganyar, Kebumen) dan dr. J.W. Oosterhuis.

707309840 27183129334653389 896126027517079047 n

Suksesi Nama Pabrik dan Potret "Kakek Menggendong Ayah Presiden"

Kawasan pabrik minyak kelapa yang berhasil diungkap sejarahnya oleh Ravie Ananda ini terus bertransformasi seiring berjalannya waktu:

  • 1923: Berubah nama menjadi NV. Mexolie.

  • 1958: Dinasionalisasi oleh pemerintah RI menjadi Nabatiyasa.

  • 1980: Dialihkan pengelolaannya ke Pemprov Jawa Tengah dan berganti nama menjadi Sari Nabati (kini menjadi kawasan wisata sejarah Mexolie).

Tak lama setelah kelahiran sang putra fajar, pada September 1917, keluarga kecil ini mengabadikan momen kebersamaan mereka di sebuah studio foto di Kebumen yang kala itu secara administratif sempat masuk wilayah Banyumas pasca-penghapusan Karisidenan Bagelen, sebelum nantinya dipindahkan ke wilayah Kedu.

Foto studio otentik tersebut memperlihatkan RM. Margono berdiri gagah di samping sepeda motor kuno miliknya sambil menggendong erat Sumitro bayi dengan didampingi Siti Katoemi. Potret legendaris ini menjadi bukti visual abadi dari istilah: "Kakek Presiden menggendong ayah Presiden."

Bagi Tjalling Bouma, penelusuran sejarah ini tidak akan pernah lengkap tanpa ketajaman analisis dari Ravie Ananda. Malam pertemuan di Panjer tersebut menjadi sebuah momen magis di mana garis keturunan sang dokter pembuat sejarah dan Pemerhati Sejarah dan Budayawan Kebumen saling bertemu langsung mendatangi sumbernya.

Daftar Dokumen Pendukung Historis :

 

WhatsApp Image 2026 06 07 at 23.28.52

( Pemerhati Sejarah dan Budaywan Kebumen Ravie Ananda mendampingi Pak Prabowo napak tilas di tempat kelahiran Pak Sumitro tahun 2018 )

 

 

706795049 27172627185703604 4176951863844589961 n (1)
WhatsApp Image 2026 06 07 at 23.58.52

Bersama Kunjungan di depan Monumen/Patung Dada Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo di kawasan Mexolie Panjer, Kebumen.

 

WhatsApp Image 2026 06 07 at 23.59.26

Dokumentasi penyusuran jalan, sisa bangunan perumahan kuno, pintu hijau khas arsitektur kolonial, dan lanskap kompleks pabrik minyak kelapa tempat RM. Margono dulu tinggal.

Baca juga: Mengurai Akar Sejarah di Bumi Panjer: Ikatan Historis dan Silsilah Genetika Presiden Prabowo Subianto di Kebumen

 

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.