Indonesia Masuk Board of Peace Gaza, Ini Alasan Sebenarnya

26 Jan 2026181Ddwi fatimah
Istimewa
Istimewa

Keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace menunjukkan pilihan yang rasional dan berani. Ketika banyak negara memilih aman dengan sekadar mengeluarkan pernyataan, Indonesia justru mengambil jalur yang lebih sulit: hadir langsung di ruang tempat keputusan dibuat. Dalam isu Palestina, konsistensi Indonesia bukan hal baru—ini adalah sikap yang dijaga dari waktu ke waktu.

Kehadiran Indonesia di Dewan Perdamaian juga punya logika yang jelas. Ketidakhadiran hanya akan membuat kebijakan berjalan tanpa pengawasan dan tanpa suara dari pihak yang selama ini berpihak pada Palestina. Dengan berada di dalam, Indonesia punya kesempatan memastikan proses stabilisasi dan rehabilitasi Gaza tidak berhenti di seremoni, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat di lapangan.

Garis sikap Indonesia pun tetap tegas: kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara adalah tujuan utama. Ini menegaskan bahwa diplomasi bukan sekadar retorika keras, melainkan upaya nyata agar keputusan internasional memiliki arah, substansi, dan keberlanjutan.

Namun demikian, langkah ini tetap perlu diiringi komunikasi yang terbuka kepada publik. Peran Indonesia, batas kewenangan, serta mekanisme kerja Dewan Perdamaian harus dijelaskan secara rutin agar tidak membuka ruang bagi disinformasi dan kesalahpahaman. Kepercayaan publik tumbuh dari keterbukaan.

Selain aktif di forum, konsistensi di tahap pelaksanaan juga menjadi kunci. Kebijakan yang disepakati harus dikawal agar tidak berhenti sebagai dokumen diplomatik semata. Kehadiran Indonesia seharusnya menjadi pengingat bahwa perdamaian yang adil hanya bisa terwujud jika keputusan benar-benar dijalankan.

Akhirnya, langkah ini memperlihatkan bahwa Indonesia memilih peran aktif, bukan posisi aman di pinggir arena. Tinggal bagaimana komitmen tersebut terus dijaga agar kehadiran Indonesia benar-benar memberi dampak dan harapan nyata bagi masa depan Palestina.


Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.