GASMEN Minta Amin Rais Bertobat !

KABARMERPATI.ID, Jakarta- Baru-baru ini seorang tokoh nasional dan dikenal sebagai tokoh agamis membuat narasi yang membuat publik gempar. Dengan pernyataan ujaran kebencian kepada pemerintah dan menyebut Sekertaris kabinet Teddy Indra Wijaya memiliki kelainan seks.
Ketua Umum Gerakan Sahabat Komendan ( GASMEN ) Fakhri Ikbar Dhia mengatakan “Pernyataan amin rais, sesungguhnya, telah keluar dari nilai-nilai islam yang sebenarnya,” Tegasnya.
Lanjut Fakhri, dengan melontarkan pernyataan di media sosial dengan tanpa bukti yang Valid, mesti ditimbang dengan panduan agama.
Dalam hal ini islam tentunya, karena kami dan Bpk Amin rais sama-sama ber agama islam.
Fakhri mengingatkan kembali bahwa dalam hadis sahih yg status nya Muttafakun alaih, nabi kita Muhammad sallahu alaihi wasallam bersabda :
Ubadah bin shamit radhiyallahu anhu berkata:
Rasulullah memanggil kami, lalu kami membai'at beliau. Diantara yang beliau tekankan kepada kami adalah, agar kami selalu mendengar dan taat (kepada penguasa) dalam keadaan suka maupun tidak suka dalam kesulitan ataupun kemudahan, bahkan dalam keadaan penguasa mengurus kepentingan nya mengalahkan kepentingan kami sekalipun ( tetap wajib taat) dan tidak boleh kami mempersoalkan suatu perkara yang berada di tangan ahlinya ( penguasa). Selanjutnya beliau bersabda: kecuali jika kalian melihat kekufuran yang jelas dan kalian memiliki bukti yang nyata dari Allah dalam hal itu. HR Al Bukhari ( no 7055 - 7056) dan Muslim ( no 1709 (42) ) kitabul imaarah bab wujuub Thaa'til Umara fii ghairi ma'siyatin wa tahrimiha fil ma'shiyah. Lihat fat-hul baari (XIII/5-8).
“Sekali lagi, kami hanya mengingatkan kembali panduan hidup kita, yang mungkin bapak Amin rais lupa tentang hadis sahih diatas,” pungkasnya
“Masih ada kesempatan buat bapak Amin rais dan kita semua untuk ber taubat sebelum maut menjemput,” tutup Fakhri
Komentar (0)
Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.
