Fokus pada Hasil, Presiden Prabowo Dorong Kerja Sama Energi hingga Pendidikan dengan Prancis

17 Apr 202667TTemon
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan empat mata dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron, di Istana Élysée, Paris, pada Selasa, 14 April 2026.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan empat mata dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron, di Istana Élysée, Paris, pada Selasa, 14 April 2026.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée pada Selasa, 14 April 2026. Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan luar negeri Presiden Prabowo ke Rusia dan Prancis pada 13–14 April 2026.

Kedatangan Presiden Prabowo disambut secara resmi oleh Presiden Macron dengan upacara kehormatan dari pasukan Guard of Honor Prancis. Setelah penyambutan, kedua pemimpin melakukan pertemuan empat mata (tête-à-tête) yang berlangsung selama lebih dari dua jam.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan produktif. Dalam pertemuan itu, kedua kepala negara membahas penguatan kerja sama bilateral di sejumlah sektor prioritas.

Adapun sektor yang menjadi fokus pembahasan meliputi energi, pendidikan, komunikasi digital, serta investasi ekonomi jangka panjang. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua negara, khususnya dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, hubungan personal antara Presiden Prabowo dan Presiden Macron disebut telah terjalin sejak Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan terus berlanjut hingga saat ini.

Sebelum kunjungan ke Prancis, Presiden Prabowo juga melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Rangkaian kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Indonesia dalam memperkuat hubungan dengan negara-negara mitra strategis.

Pertemuan antara Indonesia dan Prancis ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan kedua negara serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai bidang ke depan.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.