BGN Bentuk Tim Khusus untuk Optimalkan Penyaluran MBG agar Tepat Sasaran

21 Apr 202682TTemon
BGN Bentuk Tim Khusus untuk Optimalkan Penyaluran MBG agar Tepat Sasaran.
BGN Bentuk Tim Khusus untuk Optimalkan Penyaluran MBG agar Tepat Sasaran.

Badan Gizi Nasional (BGN) membentuk tim khusus untuk mengoptimalkan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih tepat sasaran. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya fokus kepada penerima manfaat yang membutuhkan perbaikan gizi.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan tim tersebut dibentuk setelah dilakukan inspeksi mendadak (sidak) dan investigasi ke sejumlah sekolah serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Evaluasi tersebut bertujuan untuk memastikan kualitas pelaksanaan program MBG di lapangan.

Tim optimalisasi ini terdiri dari unsur tim investigasi, kedeputian promosi dan kerja sama, serta kedeputian pemantauan dan pengawasan (tauwas). Mereka akan bertugas menyisir penerima manfaat agar program dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Dalam kebijakan terbarunya, BGN memastikan bahwa sekolah swasta dengan kategori mahal tidak akan menerima program MBG. Sementara itu, untuk sekolah negeri yang berada di kawasan elit, akan diterapkan mekanisme kuesioner guna mengetahui siswa yang bersedia menerima bantuan tersebut.

“Program MBG akan diberikan kepada siswa yang memang membutuhkan dan bersedia menerima,” ujar Nanik.

Langkah ini juga diambil untuk menghindari pemborosan anggaran negara serta mencegah terjadinya food waste akibat makanan yang tidak dikonsumsi siswa. BGN menilai, selama ini terdapat kasus di mana makanan yang disalurkan tidak dimanfaatkan secara optimal.

Selain itu, kebijakan ini turut mempertimbangkan masukan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), yang mendorong agar program bantuan difokuskan kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dengan pembentukan tim khusus ini, BGN berharap penyaluran MBG ke depan dapat lebih tepat sasaran, efisien, dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan gizi anak-anak Indonesia.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.