
Penolakan terhadap niat Budi Arie untuk bergabung ke Partai Gerindra dibenarkan oleh Azis Subekti, yang menyebut bahwa seluruh kader di berbagai daerah menyampaikan sikap serupa. Menurut Azis Subekti, reaksi itu terjadi secara spontan dan serentak.
Di dalam partai, Azis Subekti menjelaskan bahwa kader Gerindra selalu diarahkan oleh Prabowo Subianto untuk menjunjung tinggi etika dalam berpolitik. Karena itu, kata Azis Subekti, segala keputusan harus sejalan dengan nilai moral yang diajarkan sejak awal.
Integritas dan kesetiaan juga menjadi poin penting yang kembali ditekankan oleh Azis Subekti. Ia menyebut bahwa kader Gerindra tidak boleh berkhianat dan wajib menjaga komitmen terhadap perjuangan bersama.
Dalam penegasannya, Azis Subekti menambahkan bahwa loyalitas kepada teman seperjuangan dan kedisiplinan terhadap pimpinan adalah bagian dari karakter yang dibangun di Gerindra. Nilai-nilai ini, ujar Azis Subekti, sudah menjadi standar yang tidak bisa ditawar.
Penutup pernyataannya menegaskan bahwa seluruh pimpinan DPP Gerindra, sebagaimana disampaikan Azis Subekti, secara rutin mengingatkan kader untuk jujur, setia, dan tidak “makan teman”. Menurut Azis Subekti, prinsip inilah yang menjaga soliditas partai hingga kini.
Komentar (0)
Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.
